Thursday, January 24, 2013

24!

hari ini si ade ulang tahun. ya, dianty dwi nandita ade gue yang gendut naudzubillah itu ulang tahun yang keee, emm gua ngitung dulu 2013-2002 berarti 11 tahun. happy eleventh girls, now you're a teenager sista. wew

ini waktu umurnya berapa gitu gue lupa yang jelas unyu abis, innocent


ini waktu ulang tahun gue yang ke 9, ade gue yang mukanya bulet dengan ekspresi cengo yang aneh gitu

ini 2012, waktu di bali, belum segendut sekarang

percaya deh dia gendut, 2 foto terakhir yang nge shoot gue loh

oh iya, dia sekarang udah dapet loh. maaf ya agak frontal. maksud gue berarti sekarang dia udah dewasa, semua dosanya dia tanggung sendiri. kehidupannya ada di tangannya sendiri dia yang tentukan sendiri. bayangin dia baru kelas 5 SD. SMP aja belom. dan dia merasa bahagia. ya aneh kalo menurut gue sih.

hal itu membuat lu gak jadi anak anak lagi kan? maksud gue ya secara fisik mungkin lu masih anak anak, tapi fisiologis lu udah dewasa. seharusnya pemikiran lu juga harus lebih dewasa. menurut gue lebih enak jadi anak anak. bebas. ga harus peduli sama yang orang lain pikirin tentang diri lu yang sebenernya. anak anak itu polos, lucu banget, yang gue suka dari anak anak adalah kejujurannya, orisinalitasnya, yang selalu tampil apa adanya. ga peduli lu cantik atau engga, yang penting itu diri lu. the real you

yang gue rasa sekarang, beda. pengen jadi anak anak lagi. selalu jujur dan frontal ngungkapin apa yang lu rasain. selalu bisa apa adanya,

memandang dan dipandang secara apa adanya, bukan ada apanya

judgement

kemaren di ilp ngomongin judgement sama Mr. Lukman.
dia nulis gini di slidenya

                                         do you agree with "don't judge the book by its cover"?

most of us said no, we didn't agree sir. then he asked us, "so how do you see people?'
answer: by their behaviour sir. by seeing their outfit. by watching what they do.
he said one word which made me stuck: it's judging its cover 

gue lagsung mikir. iya juga ya, baju, make up, perbuatan itu semua cover kan? isinya ya hati lu. dan sulit untuk melihat hati seseorang. jadi selama ini gue menilai orang dari covernya? gue langsung berasa jahat deh beneran. tapi kalo bukan dari covernya, kita mau menilai dan dinilai dari mana? ya, manusia hipokrit. selalu berpura pura. 

buat gue nilai itu cuma standar ukuran. ada beberapa hal yang ga bisa lu gambarkan dengan angka ataupun kata kata sebagai nilai. kayak nilai 28 dengan spidol merah, tapi selama prosesnya bersih itu selalu ada nilai yang gabisa digambarin. entah kenapa nilai ukuranNya jarang sekali sama dengan nilai yang kita gunakan sehari hari. dan nilai itulah yang paling benar. yang paling indah. yang dihitung nanti pada saat Yaumul Hisab. semua nilai yang ada dihitung. mengerikan. bahkan kita gak tau nilai apa saja yang telah kita dapatkan. manusia selalu menghitung. tapi sungguh Dia lebih bisa menghitung apa yang kita lakukan. 

intinya pengen melakukan semuanya dengan hati. supaya bernilai dan gak sia sia. mempercantik cover yang akan ditampilkan. mempercantik isinya. mudah mudahan bisa menjadi cantik dengan apa adanya dan menambah nilai untuk ada apanya. 

happy birthday sista, semoga semakin dewasa dan memiliki hidup yang bernilai -your sista



Sunday, January 20, 2013

absurdism part b

i am not even good
 never deserve these all
okay,
now i'm desperate on everything in my life
i have ruined everything
these all mess
i mess it up
what should i do
i have nothing
i have no ability to dream and win
*hug the wind*






freaky friday

jadi ceritanya begini ...,

kemaren hari jumat
bertemu shifa dengan tas kebocoran air minum dan malah dia yang nyadar. akhirnya si laptop tersayang dimasukkin kantong plastik dengan dibungkus jas lab yang abis kena nasi kunyah juvi pas di lab bio. baru sadar ternyata dosa sudah menumpuk dan mungkin ditegur dengan cara menyedihkan seperti ini. pulang dengan tas yang isinya kantong plastik. jebol pula

terus buat yel-yel oase dengan nama kelompok chibi tanpa menjual ketek dan paha. setelah dara yang mengusulkan nada sulit dan iska mengusulkan untuk ngerap aja *bayangin gua ngerap* serta rasty yang terobsesi dengan lagu susis untuk chibi akhirnya selesai.

karena gua gaenak dengan rahma yang menunggu gua di aula untuk mentoring general *ya Allah ditungguin...* akhirnya gua menyusul ke aula dengan kepeleset dulu di depan tangga ips. untuk ga ada yang liat. lama kelamaan gua merasa bahwa ini efek samping dari berteman dengan ni made agni febby wulandari. pertamanya di depan hero pas pulang dari mcd malem malem, jatoh terperosok lubang sampe lutut berdarah darah *hiperbola, tapi emang berdarah kok* diketawain eka, mulvi, dinna, agni juga pake ketawa, untung pak iim gak ketawa, atau mungkin gua yang ga ngeliat dia ketawa. asli ini sakit banget, sakit lutut dan harga diri

abis itu ketemu sisin. gua mengajak dia untuk pulang bersama karena proker gua dan dia untuk berangkat bareng gak terlaksana dikarenakan gua yang selalu bangun telat di pagi hari karena hujan #alasan. jadilah kita pulang bareng, solat dulu tapi. gua pinjem mukena anak kelas x yang gua gatau gimana cara makenya, dengan bunga bunga warna pink yang unyu banget. akhirnya dipakein sama ala terus dia bilang "Tania emesh banget", kalo ga item pasti muka gue merah. ya, seluruh musola smansa bilang gue emesh unyu dengan mukena pink berbunga itu. i'd rather diappear into the earth. pulanglah gue bersama sisin

kalo pulang bareng pasti kita menggalau
galau tingkat neneknya dewa kalo dewa punya nenek
yaitu galau jurusan *jeder* *petir menggelegar*
psikologi, komunikasi, musik, teknik, HI, S E M U A N Y A

selalu merasa ips yang tersesat di ipa entah mengapa
selalu merasa salah ambil keputusan entah mengapa
bukannya gua tidak mensyukuri tapi gue merasa displaced disoriented
merasa paling bodoh setelah peristiwa 26 kemarin
mama papa selalu bilang gapapa but that's the point when you feel guilty. you didn't make them proud.
i mean, they are proud of you but you didn't proud of yourself

percaya deh, jalan nyontek salalu ga berkah buat gue. SELALU.
Allah sendiri yang mengajarkan langsung sama tania. being honest is the best thing in everyway

kemarin sempet ngomongin jurusan 
he's keep talking about engineering
i couldn't say any words. i runaway. cried.
yeah you can call me coward. but i never be brave enough to tell them what i want
i don't know if that's wrong or right, but i really hate it
it's true that i dont know my future
but  i dont know what i wanna be either
the big decision is never be easy, right?
what am i supposed to do?

bagaimana cara membuat kesempatan?
kesempatan itu dibuat atau diberi?
apakah kesempatan itu titipan?
bagaimana kalau itu dibuat?
apakah harus terus menyerahkan kepada Dia, berharap Dia selalu menjawab?
ya, tapi saya juga harus berusaha
masalahnya mau usaha yang kayak gimana kalau gatau tujuannya?

selalu bingung dengan urusan ini
jalan keluar
sekarang cuma bisa diam melihat peta dan kompas
harus cukup berani menentukan tujuan

-coward-

Wednesday, January 16, 2013

absurdism part a

 "energi tidak bisa dimusnahkan, dia cuma berubah bentuk dari bentuk energi satu ke energi lainnya" energi nilai fisika gue yang seratus gak pernah hilang kok, dia cuma berubah bentuk jadi energi lain yang gue gatau apaan itu. atau mungkin energi gue berubah bentuk menjadi energi orang lain? "gue bukan anak olimpiade, gue cuma orang yang pernah diakui dengan akademis yang lumayan dan sekarang gue terpuruk dengan keadaan yang ada" Tan, kapan kita mau ngobrol? ngobrolin tentang 'rumah' kita? "harus tahu diri" kenapa menjadi rajin seperti dulu itu sulit ya? sebenernya ga ada yang sulit. cuma anggapan doang. hanya sugesti. "Tania pasti bisa, suatu saat nanti. Tania cuma harus percaya seperti mempercayai janji-janji itu. janji salam seribu malaikat itu. karena siklus energi ga pernah berakhir sampe kiamat, iya kan?"   

yang sedang terpuruk dan mencoba bangkit dari keterbelakangan
yang sedang mencoba untuk tidak sangat membenci turus
yang sedang mencoba menguasai diri sendiri
yang dalam perjalanan membanggakan ayah ibu

absurdism

belakangan ini hujan terus
dari pagi sampe pagi lagi
hujan yang sama
dengan waktu yang berbeda
dan orang orang yang berbeda
kenangan berbeda

ternyata mengikhlaskan tak semudah itu
ternyata berdamai dengan perasaan tak semudah itu
ternyata kata kata "pahami dari sisi yang pergi" tak pernah semudah itu
lagipula dia tidak pergi
tidak ada yang pergi dari hati 
tapi tak ada yang mudah dalam urusan ini

karena selalu ada pilihan
untuk terus percaya akan janji janji kehidupan
janji untuk dijemput seribu bidadari surga
yang berebut salam

atau menyerah dalam urusan ini

selalu ada pilihan 
untuk terus mempercayai janji-Nya
dan terus bertahan untuk terus berjuang
terkadang yang paling sulit bagi manusia adalah berserah diri bukan?

*efek kebanyakan baca novel, bukan buku fisika ataupun kimia*

Sunday, January 13, 2013

tahu diri

harus bisa tahu diri
tahu keadaannya
tahu kalo ga akan bisa dan ga akan berhasil

meradang menjadi yang di sisimu
membenci nasibku yang tak berubah

dan upayaku tahu diri tak selamanya berhasil
pabila kau muncul terus begini
tanpa pernah kita bisa bersama 
pergilah, menghilang sajalah lagi

sekarang benar benar meradang
sekarang benar benar butuh sepotong hati yang baru
ini benar benar meradang

berkali kali ku telah berjanji menyerah

semoga sekarang bisa benar benar menyerah
tanpa usaha lagi
ingin benar benar bisa menyerah
harus bisa menyerah

harus bisa tahu diri
 

Saturday, January 12, 2013

pilihan

hidup itu pilihan kan? sesulit apapun itu selalu ada pilihan. berjuang atau menyerah

kemaren baru aja membicarakan masalah pentingnya suatu pilihan.
ternyata menyediakan pilihan itu sama sulitnya dengan memilih.

"yang rencana itu ...."
"nanti semuanya ..."
"mereka ...."
"tapi kalo gitu ..."
"jadi gue...tanggung jawab..."
"pemimpin memanusiakan ...." 
"gue siap dibenci ... jangan ngutamain hati"
"mereka manusia .... ini krusial ..." 
"pikirin masa depan"
"masa depan gak begini"
"kita udah mengubah satu...bagian ini biar mereka"
"kita bisa ubah yang ini, kalo bisa banyak kenapa cuma satu yang diubah?"
"kita butuh..."
" ...pilihan...kita butuh mereka tapi mereka ga butuh kita"

yang jelas kemaren sangat alot. kayak kerupuk alot. kayak daging alot.
entah kenapa begitu sulit untuk memperjuangkan pilihan itu
entah kenapa gua merasa harus memperjuangkan itu
mungkin karena gua ingin keadilan
mungkin karena gua pernah menjadi korban tidak diperbolehkannya memilih
mungkin karena tidak diperbolehkannya memilih dan tidak adanya pilihan itu artinya otoriter
dan gua benci otoriter, egois
dan gua gamau ini terjadi sama yang lain 

posting ini mungkin sama aja kayak ngajak perang
tapi gak tahan,
bukan cuma nyakitin diri sendiri tapi juga nyakitin orang lain
bikin dosa terus dan ga berkah, itukah tujuannya?
niat yang baik disalahgunakan, itukah tujuannya?
karena tujuan yang baik ga akan jadi baik kalo pake cara yang ga baik 

mungkin cuma butuh keberanian dan keyakinan diri untuk menawarkan pilihan
untuk membuat satu perubahan besar
untuk membebaskan dan untuk mengikhlaskan
berterima kasih dan menawarkan pilihan
kembali mengolah amunisi yang ada seburuk apapun itu
mensyukuri apa yang ada, dan kembali bersyukur juka mendapat amunisi baru
karena bersyukur menambah nikmat dan rezeki yang ada dan akan ada

let go, move on then
karena semuanya titipan, dan jika kita belum pantas untuk dititipi apakah harus terus meminta titipan itu? apakah pantas?
kepercayaan tidak bisa diminta, tapi diberi dan dibangun
karena gua percaya kita bisa
maaf karena selalu egois ingin pilihan itu
karena udah pernah liat betapa indahnya pilihan
karena pilihan mempengaruhi dasarnya
dasar yang baik selalu tumbuh menjadi yang baik


yang egois dengan menginginkan pilihan




sepotong hati yang baru

ceritanya sih taun baru
terus ada yang nanya apa resolusi gue di tahun 2013 ini
berhubung belom ada rencana apa-apa jadilah gua jawab kayak gini :
1. khatam nonton Goban Manusia Tapi Robot
2. baca trilogi The Hunger Games
3. nonton Percy Jackson (The Sea Monsters)
4. baca novel-novelnya Rick Riordan
5. menjadi cangkir yang berisi dan tidak kopong

gak penting semua kan? yah kecuali yang nomor 5, itu sih penting parah banget
memulai tahun ini dengan tanpa harapan, tanpa resolusi kecuali untuk menjadi lebih baik dan lebih berarti

huftina

terus waktu kemaren gua ketemu dengan agni
berhubung kita sama sama suka buku bukunya Tere Liye, jadilah kita ngomongin novel-novelnya
A: Tan, lu harus baca Sepotong Hati yang Baru, itu seru banget!
T: kalo kayak Berjuta Rasanya gak interest ah, gak seru
A: tapi ini lanjutan yang itu, lu harus baca
T: emang ceritanya kayak gimana?
A: (nyeritain) *gamau spoiler disini*

yah, ternyata baru tau kalo point of view gue tentang satu hal yang bernama cinta itu sama kayak point of view nya agni
agni sempet cerita dikit kan tentang isi novel itu. nah yang paling gue inget adalah kata-kata

CINTA ITU RASIONALITAS

yap gue sependapat banget. maksudnya cinta itu yaa bagaimana diri lu membenarkan perlakuannya, menghubungkan yang si dia lakukan dengan harapan-harapan lu. selalu merasionalisasikannya, yang rasional ataupun yang tidak rasional. misalnya kayak ketemu dia tiap hari terus lu merasa kalo dia ngikutin lu terus. padahal kan engga, atau mungkin cuma kebetulan. who knows? 

yang paling sedih adalah teori cinta itu melibatkan perasaan, dan perasaan melibatkan ego. lu pasti ngerti kan kalo udah ketemu ego itu gimana? selalu merubah bentuk menjadi apa yang diinginkan sama kita. ego ga nerima kata enggak dan ego cuma bisa dikalahin dengan ikhlas. 

makanya sampe sekarang gue gak ngerti sama sekali bentuk "kode" itu kayak gimana. toh ga ada bedanya antara perilaku sehari-hari dengan "mengkode". toh kode itu tergantung individu masing masing kan? ada yang say hi tiap hari itu adalah normal, ada yang say hi tiap hari itu kalo lagi "mengkode" aja. kan beda beda. lagian lu gatau setiap karakter individu kan, lagi lagi who knows?

so, apa yang biasanya gua lakukan kalo sedang terjebak dalam suatu "perkodean" atau bukan? leave it. yup, sedih kan? karena ga mengerti tentang "kode-kode" seperti itu i choose to get out of the game. karena gue gatau itu game atau bukan. daripada menyakiti diri sendiri lebih jauh makanya gua memilih untuk quit aja. walaupun ini lebih sakit, seenggaknya gue ga dapet dosanya kan? 

ya, gua percaya kalo cinta itu datang dalam bentuk yang tak terduga. selama ini cuma bisa menghayal dan menebak. cuma menerka nerka. cuma menerka nerka apakah dia "mengkode" atau tidak. emang ga sakit tan? sekali lagi gua bilang, sakit. tapi gua ikhlas. karena menyayangi seseorang itu sama aja kayak mengikhlaskannya, sekarang. tapi nanti, ketika dia datang dalam bentuk seutuhnya, kebahagiaan itu ga ada tandingannya. itu namanya cinta. 

karena cinta dan dia itu titipan. dan kamu ga akan pernah mendapat titipan, kalo kamu belum layak untuk dititipi. intinya, amanah. cinta itu amanah. begitupun dia. 


agak menye-menye ya? hem, jarang jarang lah, gapapa :)
semoga 2013 dunia punya sepotong hati yang baru 




Wednesday, January 9, 2013

kotak kotak

dunia itu abstrak, tapi orang bilang bumi itu bulat
itu yang orang bilang
kalo gua sih ngerasanya kalo dunia itu kotak kotak, bukan bentuknya tapi ke, emm apa ya?
manusianya mungkin

iya ga sih?

kenapa ngerasa kotak kotak?
karena pasti selalu ada batas antara a dan b dan mereka selalu berkelompok
antara yang bisa dan yang tidak
ngerti ga? iya sih, gua juga masih merasa absurd waktu nulis post ini

contohnya, walaupun lu ngomong sampe berbusa kalo semua manusia itu sama, ga ada yang beda, pasti bisa temenan sama semuanya, semua manusia itu bisa jadi satu
tepi kenyataannya engga kan?

nyatanya lu bisa liat temen temen lu terbagi menjadi dua walaupun mereka bilang satu
yang satu beauties yang satu geeks
yang satu tajir yang satu biasa aja

kotak kotak  kan?
ada kotak buat mereka yang berkumpul dengan sesamanya, bukan homo maksud gue 
tapi lebih ke sosialnya, same things same minds

sedihnya bentuk kotak selalu ada garis, selalu ada pemisah, selalu ada pembatas
apalagi kalo kotak itu saling makan satu sama lain
bukan, maksudnya ya diluarnya senyum tapi dalemnya ngomongin
bukan menusuk dari belakang, itu terlalu lebay, itu manusiawi jaman sekarang kok. percaya deh

tapi kan seharusnya ga kayak gitu
manusia harusnya bisa lebih mulia daripada itu kan? harusnya hidup manusia puzzle
ya, banyak yang bilang hidup manusia itu puzzle. saling melengkapi, saling mengisi
tapi kalo kotak-kotak? entahlah. apa cuma gue doang yang menganggap hidup itu kotak-kotak?


kotak-kotak. post paling absurd yang pernah dibuat. dibuat di sela-sela pelajaran mate. mungkin karena otak gua panas? entahlah

Saturday, January 5, 2013

the things things

time is up!
move on tan, move on!
setelah failed jadi ketupat suatu acara dan menjadi terbelakang di bidang akademis, well i've gotta go. finish something that unfinished. yet.
so proudly present : LKBB XXII *yaaaaay*

rasanya masih berat, masih gimana gitu. tapi yang namanya waktu harus terus berjalan kan?  ga boleh terpaku sama satu masalah. satu tanggung jawab yang belum selesai. entah nanti mau ngomong apa gua kalo ditanya pas Hari PertanggungJawaban. ya Allah, tanggung jawab saya selesai soalnya ada tenda, kan gak lucu

started at UCL (UJI COBA LAPANGAN)
sebenernya hari ini lucu banget. asli deh. banyak peserta yang aneh aneh gitu. ada suatu sekolah yang pas ucl komandan sama penjurunya lengannya digulung jadi semacam "you can see my ketek" gitu. ini ngakak parah soalnya mereka ucl dengan muka yang sangat percaya diri seperti mempercayai bahwa di lengan mereka ada ototnya. padahal engga.
ada lagi sekolah yang pasukannya semacam lemot gitu. udah dipanggil bershaf kumpul tapi yang maju cuma satu orang, eh berhenti dulu lagi. udah gitu pas temen temennya lari dia malah cengo jadi pada tabrakan gitu. mungkin kalo diceritain gini gak lucu tapi kalo liat aslinya lucu parah. kang rio aja sampe sakit perut. kampret kan? mukanya itu loh, gak nahan
daripada kebanyakan ketawa mending foto foto dulu laah

dewa, dewanti, kokom, dinda

 gue yang paling ujung, gak keliatan 

 briefing, evaluasi, curhat, absurd lah pokoknya 

dinda tania, kurang andi hempf
 
sekolah gue, HIDUP SMANSA AKU CINTA SMANSA

postnya udah kepanjangan, mungkin harus berlanjut ke the things things part II
ciao :)