Saturday, January 12, 2013

sepotong hati yang baru

ceritanya sih taun baru
terus ada yang nanya apa resolusi gue di tahun 2013 ini
berhubung belom ada rencana apa-apa jadilah gua jawab kayak gini :
1. khatam nonton Goban Manusia Tapi Robot
2. baca trilogi The Hunger Games
3. nonton Percy Jackson (The Sea Monsters)
4. baca novel-novelnya Rick Riordan
5. menjadi cangkir yang berisi dan tidak kopong

gak penting semua kan? yah kecuali yang nomor 5, itu sih penting parah banget
memulai tahun ini dengan tanpa harapan, tanpa resolusi kecuali untuk menjadi lebih baik dan lebih berarti

huftina

terus waktu kemaren gua ketemu dengan agni
berhubung kita sama sama suka buku bukunya Tere Liye, jadilah kita ngomongin novel-novelnya
A: Tan, lu harus baca Sepotong Hati yang Baru, itu seru banget!
T: kalo kayak Berjuta Rasanya gak interest ah, gak seru
A: tapi ini lanjutan yang itu, lu harus baca
T: emang ceritanya kayak gimana?
A: (nyeritain) *gamau spoiler disini*

yah, ternyata baru tau kalo point of view gue tentang satu hal yang bernama cinta itu sama kayak point of view nya agni
agni sempet cerita dikit kan tentang isi novel itu. nah yang paling gue inget adalah kata-kata

CINTA ITU RASIONALITAS

yap gue sependapat banget. maksudnya cinta itu yaa bagaimana diri lu membenarkan perlakuannya, menghubungkan yang si dia lakukan dengan harapan-harapan lu. selalu merasionalisasikannya, yang rasional ataupun yang tidak rasional. misalnya kayak ketemu dia tiap hari terus lu merasa kalo dia ngikutin lu terus. padahal kan engga, atau mungkin cuma kebetulan. who knows? 

yang paling sedih adalah teori cinta itu melibatkan perasaan, dan perasaan melibatkan ego. lu pasti ngerti kan kalo udah ketemu ego itu gimana? selalu merubah bentuk menjadi apa yang diinginkan sama kita. ego ga nerima kata enggak dan ego cuma bisa dikalahin dengan ikhlas. 

makanya sampe sekarang gue gak ngerti sama sekali bentuk "kode" itu kayak gimana. toh ga ada bedanya antara perilaku sehari-hari dengan "mengkode". toh kode itu tergantung individu masing masing kan? ada yang say hi tiap hari itu adalah normal, ada yang say hi tiap hari itu kalo lagi "mengkode" aja. kan beda beda. lagian lu gatau setiap karakter individu kan, lagi lagi who knows?

so, apa yang biasanya gua lakukan kalo sedang terjebak dalam suatu "perkodean" atau bukan? leave it. yup, sedih kan? karena ga mengerti tentang "kode-kode" seperti itu i choose to get out of the game. karena gue gatau itu game atau bukan. daripada menyakiti diri sendiri lebih jauh makanya gua memilih untuk quit aja. walaupun ini lebih sakit, seenggaknya gue ga dapet dosanya kan? 

ya, gua percaya kalo cinta itu datang dalam bentuk yang tak terduga. selama ini cuma bisa menghayal dan menebak. cuma menerka nerka. cuma menerka nerka apakah dia "mengkode" atau tidak. emang ga sakit tan? sekali lagi gua bilang, sakit. tapi gua ikhlas. karena menyayangi seseorang itu sama aja kayak mengikhlaskannya, sekarang. tapi nanti, ketika dia datang dalam bentuk seutuhnya, kebahagiaan itu ga ada tandingannya. itu namanya cinta. 

karena cinta dan dia itu titipan. dan kamu ga akan pernah mendapat titipan, kalo kamu belum layak untuk dititipi. intinya, amanah. cinta itu amanah. begitupun dia. 


agak menye-menye ya? hem, jarang jarang lah, gapapa :)
semoga 2013 dunia punya sepotong hati yang baru 




2 comments:

  1. kata tere liye, cinta adalah rasionalitas sempurna. cinta adalah harga diri. wkwkwkwk ~

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete