Monday, March 4, 2013

entahlah

baru saja selesai memotong tumpukan gunung tugas
walaupun tahu, dalam sehari saja gunung itu sudah bisa meletus lagi
tumbuh menjadi gunung yang lebih besar
kemudian meletus dan manghasilkan anak gunung di sekitarnya
bagaimana cara membasmi gunung tugas tersebut?

entahlah

tadi bertemu
bertatap muka
memberanikan diri berbicara
cuma sebelas kata
bayangkan, bahkan aku menghitungnya

entahlah

ingin dia menghilang, walaupun benar sebentar lagi ia akan menghilang
tapi rindu, rindu menjadi seseorang di sisinya. lagi.
aku yang pergi, dan meninggalkan. bahkan aku tahu. bahkan aku sadar.
bahwa aku yang salah. namun begini?
rasanya salah, rasanya ingin menghambur kembali. memutar waktu.
kalau begini rasanya tak akan pernah dilepaskan.
ketika jatuh dan kamu datang, harusnya tak pernah dilepas.
harusnya bawa saja. kekang saja. pasung saja sekalian

namun tak pernah tega. karena cuma rasionalitas diri mungkin?
tak tahu mana yang nyata mana yang tidak?
sudahlah, serahkan saja pada takdir. serahkan. pasrahkan.
tanpa usaha?

entahlah

gabisa tidur dibawah jam sebelas.
gatau kenapa.
apasih ini. random.

entahlah

No comments:

Post a Comment