Sunday, February 23, 2014

10,000 hours

katanya butuh 10 ribu jam untuk ahli di suatu bidang 
10 ribu jam berarti 1 tahun lebih, untuk melakukan sesuatu secara berulang ulang
entah gagal, entah bosan, entah berhasil 
apapun hasilnya katanya yang penting dilakukan secara berulang ulang selama 10 ribu jam 
dan baru, hasilnya akan terlihat 

dua kali melihat (dan membaca) tentang 10 ribu jam ini
yang pertama waktu blogwalking
yang kedua waktu nonton drama korea, hahahaha~

H-jam try out dan masih nonton drama korea 

semacam diingatkan (bahkan lewat drama korea) kalau gue baru menghabiskan beberapa jam aja udah jenuh luar biasa, sedangkan untuk jadi expert butuh kurang lebih 10 ribu jam. ya, kapan mau jadi expert kalo beberapa jam aja udah langsung menye menye dan bilang betapa sulit hidup ini. terus mengeluh tentang sistem pendidikan yang terlalu berat, dan menghabiskan waktu dengan yaaah .... nonton film dan hal hal yang bisa dibilang sebenernya kurang penting. itu gue. dan seharusnya yang benar adalah berhenti mengeluh dan do it. tapi namanya manusia selalu beralasan kan. 

jadi, gue ceritain aja ya drama koreanya. kebetulan judul episodenya juga 10,000 hours.  

ada pemain baseball, namanya Chillbong (dan ganteng banget). dia jadi first pitcher gitu tiap main baseball. yah gue ga ngerti juga sih cara main baseball dan apa yang dilakukan atlet atlet baseball selain melempar bola, memukul bola, dan menangkap bola. yang gue tau dia itu pelempar pertama (gue juga gatau apaan itu pelempar pertama, tapi kayaknya itu keren)  gitu padahal masih junior. yaah, pemain pemain senior pada iri gitu sama dia karena dia baru junior dan udah bisa jadi first pitcher. pas lagi istirahat latihan beberapa pemain senior (yang ga terlalu jago sebenernya) minta latihan bareng dia, terus kakinya dijatohin semacam gawang gitu sampe jari kakinya patah. yah, sampe cidera lah pokoknya. sedih beneran. akhirnya dia dibawa ke rumah sakit dan yaah pokoknya perawatan ala atlet gitu gimana sih. 

pemain baseball favorit gue. hahahaha~

nah, part pentingnya bukan itu sih sebenernya. part pentingnya adalah ketika temennya Chillbong (yang ga terlalu ganteng) ngajak ngomong si dua senior kampret yang bikin temennya cidera. pokoknya di rumah makan gitu mereka ngomong, ngomong, dan ngomong. pas ditanya kenapa mereka bikin Chillbong cidera, mereka jawabnya karena mereka lebih pantes buat ngisi posisi kece yang udah keburu diisi sama Chillbong. mereka bilang Chillbong itu ganteng, orang tuanya kaya, sering ngasih hadiah ke pelatih, sering ngajak klub baseball mereka makan di luar. pasti bukan karena usahanya sendiri dia dipilih buat ngisi posisi kece tersebut. pasti dia dipilih karena orang tuanya yang minta, pasti karena hasil menjilat, yang pasti bukan karena hasil usahanya sendiri. mereka ga kepilih karena muka mereka ga ganteng, gabisa ngasih uang ke pelatih, keluarga mereka ga kaya, bahkan bapaknya hobi mabok mabokan di rumah.  

dan mereka tertampar ketika sahabatnya Chillbong ngomong. kalo Chillbong udah mimpi untuk hal ini dan latihan dari kelas 3 SD. kalo ketika mereka udah jadi pemain di lapangan, Chillbong masih duduk di bangku cadangan. but, he never gave up. ketika yang lain masih tidur, dia bangun paling pagi dan udah lari keliling lapangan. ketika yang lain udah pulang dia latihan melempar 500 bola berdua doang sama sahabatnya. bayangin tiap hari lempar 500 bola, gila aja. menekan gengsi dalam dalam buat minta latihan bareng seniornya yang udah expert di baseball. dan awalnya pelatih gamau masukin si duo kampret di listnya, tapi karena Chillbong minta duo kampret jadi timnya. dan pelatihnya ngalah.  

bukan cuma duo kampret yang tertampar tapi gue juga. 

ga jarang gue menjudge orang dari covernya. he's got a good skill at all lessons. it means being smart people is his gift. 

padahal kita gatau usahanya being smart kayak gimana. padahal siapa tau ketika kita tidur dia malah belajar. padahal siapa tau ketika kita main dia malah latihan soal. padahal siapa tau pas kita nonton tv dia malah ngafalin rumus trigono. kan kita gatau. 

toh lebih banyak hal yang kita gatau di dunia daripada yang kita tau. 

ya, artinya ketika seseorang menjadi sesuatu, kalo bisa jangan mikir sesuatu itu terjadi cuma karena bakat dan takdir. effort makes differences. takdir, ya mungkin memang takdirnya. mungkin kalau memang takdir segimanapun usahanya tetap akan dijadikan pintar. tapi usaha yang membedakan "nilai"nya. 


ga banget sih backgroundnya

pernah mikir ga kalau katanya semua sudah ditakdirkan lalu buat apa usaha? bukankah apapun yang kita lakukan yang terjadi pasti karena sudah takdir? bukankah kalau sudah takdirnya maka ya sudah terjadi begitu saja? buat apa usaha kalau pada akhirnya akan sama? gue sering. sering denger kan, ya kalau udah takdir mah takdir aja. nah itu. 

balik lagi, ketika Hari Perhitungan, yang dihitung bukan seberapa bagus takdir kita, tapi seberapa besar usaha kita dalam menjemput takdir.

ya, hari ini yang paling mindblowing adalah drama korea. dan Chillbong. 

Chillbong

oh iya,

it takes 10,000 hours if you think you were tallented enough. if you're not, then you've got to do more.

10,000 hours
   

No comments:

Post a Comment