Sunday, March 2, 2014

bertahan

banyak orang tahu

berjuang memang tak semudah itu

kamu tahu?

bertahan pun tak semudah itu
tak semudah kamu buang senjata lantas berlindung dibalik puing puing bangunan
tak semudah kamu bersembunyi di dalam gua lantas menunggu musuh lewat
tak semudah berdoa agar musuh tidak melihat lantas kamu selamat
tak semudah berlindung di balik punggung temanmu menunggu mereka jatuh tertembak

tidak, bertahan tidak pernah semudah itu 

untuk bertahan kamu butuh senjata
untuk bertahan kadang kamu butuh melawan
untuk bertahan kadang kamu butuh menembak
untuk bertahan kamu butuh untuk terus bergerak

untuk bertahan kadang kamu harus tertembak 

kamu tahu?

bertahan pun butuh usaha
bertahan adalah bagian dari berjuang

kamu tahu?

bertahan
tetap bertahan

karena semua bertahan

kamu tahu?

rasanya mempertahankan apa yang sebagian besar darinya tidak mau kamu pertahankan
rasanya memperjuangkan apa yang sebagian besar darinya tidak mau kamu perjuangkan
rasanya mempertahankan sesuatu yang bahkan rasanya kamu tidak mau melihatnya
rasanya memperjuangkan sesuatu yang bahkan kamu tidak mau peduli pada hal tersebut

kamu tahu?

bagaimana menyerah terlihat hanya semudah itu?
bagaimana menyerah rasanya terlihat sungguh melegakan?

bukankah dengan menyerah tidak perlu lagi tertembak?
bukankah dengan menyerah tidak perlu lagi bersembunyi?
bukankah dengan menyerah tidak perlu lagi melawan?
bukankah dengan menyerah tidak perlu lagi punggung orang lain untuk berlindung?
bukankah dengan menyerah artinya bisa berdiri dengan kedua kaki sendiri?

kamu tahu

betapa rasanya ingin menyerah jika artinya bebas?

kamu tahu?

bagaimana jika satu satunya alasan untuk bertahan adalah karena semua bertahan?

tapi bukan. bukan karena itu. 

kamu tahu?

karena inti hidup adalah berjuang dan bertahan
karena Dia bersama orang orang yang berjuang
karena Dia membenci orang orang yang menyerah dan berputus asa

kamu tahu?

karena itulah alasan mengapa masih dan harus bertahan.     

No comments:

Post a Comment