Saturday, October 24, 2015

Saturday, October 3, 2015

latenite

"tania sekarang sedang di persimpangan. entah akan berbelok, entah akan lurus. entah akan berhenti dulu, entah akan menerjang. lewat manapun jalannya, tujuannya sama kan?"

"kamu tahu? hal yang paling sulit adalah menyayangi orang yang kurang sayang (bahkan menghargai) kita. di Al Quran juga ada kan, bukan berarti kamu sudah berkata beriman maka kamu tidak akan diuji?" 

"tania sedang mencari siapa tania sekarang. sekarang masih who are you, bukan who you are. kalau sudah who you are nanti insyaAllah tania akan lebih didengar, akan punya suara. asal niatnya baik insyaAllah dipermudah" 

 "gagal tujuh kali, baru berhasil sekali. kalau saya sudah nyerah dari dulu, kalau saya mikirin terus hasilnya kayak gimana, mungkin saya stress ga akan berani nyoba lagi. selalu ada jalan dan ga ada yang sia sia kok. do the best, let it go. hasil itu bukan urusan kita, urusan aku atau urusan kamu. itu urusan Dia"

"ini proses, ga semua orang seperti tania. pun mereka tidak seperti tania. yang mereka sudah jalani, belum tentu tania sudah jalani, berlaku juga sebaliknya. jangan berharap semua orang seperti kamu, karena jalan hidup manusia ada triliunan kemungkinan" 

jadi kemarin habis tumpah habis-habisan. berjam-jm. tentang hidup. tentang kebahagiaan. tentang apatis. 

"kalau jadi apatis, tania salah ga mba? maksudnya, ya, tania cuma capek." 
"tania tidak apatis kok. hanya merubah caranya. mba tau, pada akhirnya tania masih peduli sama yang disini" 

sebenernya lagi puncak-puncaknya jenuh sama kuliah. dan organisasi. dan kepanitiaan. parah ya, baru sebulan aja udah jenuh. apasih gue teh sebenernya, terus ya, tumpah. untungnya pada orang yang tepat. tentang keberanian mencoba. tentang hasil bukan urusan kita. kayak ya, disadarkan kembali kalau urusan kita sebatas berusaha, sisanya ya bukan urusan kita. mba yang satu ini lagi ke Jepang, baru berangkat tadi pagi. gue merasa sangat beruntung telah dipertemukan dengan orang yang satu ini di keadaan yang seperti ini. ke Jepang udah apply tujuh kali dan akhirnya lolos di percobaan ketujuh. 

"ga ada yang tahu tan kita akan berhasil di usaha yang keberapa"

semua orang punya caranya masing-masing untuk tumbuh dan berkembang. maksudnya dalam hidup semua orang punya cara masing-masing dalam menjalaninya. kalau berbeda, ya, biasa. tentang perbedaan cara kerja pada saat SMA dan sekarang ya, wajar. karena mereka tidak menjalani apa yang kamu jalani dan kamu tidak menjalani apa yang mereka jalani. perbedaan pola pikir, ya pilihannya ya menerjang atau retreat. itu pilihan kan? yang akan menentukan ke depannya apa yang akan kita lakukan. ya, capek. banget. tapi ini proses. kalo sesuatu ga sesuai dengan idealisme kita ya, pilihannya cuma dua, menerjang atau mundur. sekali lagi apa itu idealisme, ya, gitu. gue juga belum tau pasti artinya. cuma sepengennya gue aja sih itu wkwk

ohiya, 

different, doesn't mean wrong. 

dan sistem Lauh Mafudz sangat hebat. you can't even imagine how great it is.

dan lagu Ed Sheeran yang photograph bikin candu. 


goodnite. 


di antara kopi dan setumpuk laporan praktikum.